“MERANTAU”, sebuah NUANSA BARU untuk industri FILM INDONESIA!!

Jika selama ini di bioskop-bioskop kesayangan kita memajang film-film tentang cinta, komedi, drama, dan (yang paling laris manis) horror, kini hadir sebuah film bergenre action drama karya anak bangsa yang menyajikan nuansa baru untuk industry perfilman Indonesia, “Merantau”. Merantau adalah tradisi masyarakat Minang yang mengharuskan seorang pemuda untuk pergi ke pulau seberang untuk mencari jati dirinya, untuk mendapatkan pengalaman hidup. Film ini mengangkat Pencak Silat sebagai olahraga baru untuk diperkenalkan di Internasional setelah ketenaran Kung-Fu di dunia.

Iko Uwb7f898b3c8e32148b5a3b200ccf6a047400x280ais yang berperan sebagai Yuda (sang perantau) memainkan perannya dengan sangat luar biasa. Iko mendapatkan peran utama tanpa melalui casting. Sang sutradara, Gareth Evans, melihat Iko Uwais ketika sedang latihan di Pergurusan Silat Tiga Berantai, dan langsung menawarkannya bermain film. Iko, pria kelahiran 12 Februari 1983 ini, telah menjadi seorang pesilat sejak tahun 1993. Keahliannya dalam bela diri ini sangat tidak diragukan. Tak heran, jika aksi-aksi bela diri di dalam film ini tidak terlalu sulit baginya. Kesulitan yang dialami Iko hanya menghafal logat Sumatera Barat karena Iko adalah asli orang Betawi. Meski begitu, akting yang dihadirkan Iko di film ini sangat natural dan tidak seperti dibuat-buat. Di film ini, Iko Uwais beradu akting dengan Christine Hakim (berperan sebagai Ibu Yuda), Donny Alamsyah (sebagai Yayan), Sisca Jessica (sebagai Astri), dan Yusuf Aulia (sebagai Adit).

Meskipun disutradarai oleh seorang pria berkebangsaan Inggris, Gareth Evans, tetapi kita patut berbangga dengan diangkatnya Silat Indonesia untuk diperkenalkan di seluruh dunia. Bagaimana tidak, Film ini diterima Festival Film Cannes dan menjadi satu-satunya film Indonesia yang diputar di sana. Selain itu, juga sebagai film penutup di 13th Puchon International Fantastic Film Festival, serta sebagai film pembuka di 3rd Jogja NETPAC Asian Film Festival.

img30072009270341

Dan memang menurut saya pribadi Film ini KEREN! Saya seperti melihat Jackie Chan atau Bruce Lee sedang bermain di film Indonesia. Dan, tahun 2009 ini, sekarang telah hadir satu lagi NEWEST ASIA’S HERO setelah Bruce Lee dan Jackie Chan, dan dia adalah Iko Uwais.

viva SILAT INDONESIA! I LOVE YOU FULL INDONESIA!!🙂

dari beberapa sumber.

2 responses to ““MERANTAU”, sebuah NUANSA BARU untuk industri FILM INDONESIA!!

  1. dari sisi silatnya sih bagus, tapi dari sisi cerita masih terlalu sederhana dan terlalu penuh kekerasan dan kurang mengangkat budaya minang itu sendiri😉

  2. iyaa, dhila juga ngerasa begitu, yang ditonjolkan disini memang sisi action nya aja daripada dramanya. Iko Uwais juga lebih banyak berSILAT daripada DIALOG. Meskipun begitu, saya tetap memberikan apresiasi tinggi untuk Film yang setidaknya sudah berani mengangkat Silat Minang dengan beribu kesulitan.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s